Muntok- Pembangunan infrastruktur yang terus mengalami kemajuan dari tahun ketahun tentunya membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi yang mumpuni. Efisiensi dan kualitas infrastruktur tergantung dari kehandalan SDM konstruksi, khususnya pada bidang terampil. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pekerja konstruksi merupakan keharusan untuk menjamin tidak terjadinya kegagalan bangunan atau konstruksi.  

Dalam rangka meningkatkan kualitas dari SDM terampil, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kabupaten Bangka Barat menyelenggarakan pembekalan teknis tenaga Kerja Konstruksi terampil yang ada di Bangka Barat dengan mengoptimalisasikan Mobile Training Unit (MTU) yang dimiliki oleh Dinas PUPRPRKP, pada Kamis, (21/10/2021).

Acara dimulai dengan sambutan yang diberikan oleh Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPRPRKPP, Adriansyah, S.Sos.,MM dengan didampingi oleh Sekretaris Dinas PUPR   Kabupaten Bangka Barat Joni Wilsencandra, S.P sekaligus membuka secara resmi rangkaian acara terbagi yang akan dilaksanakan selama 2 hari yakni Kamis-Jumat, 21-22 Oktober 2021 dengan menyematkan Alat Pelindung Diri (APD) secara simbolis kepada dua peserta bertempat di Gedung ABC Dinas PUPR Kabupaten Bangka Barat.

Dalam sambutannya  Kepala Dinas PUPRPRKP yang diwakili oleh Kepala Bidang Jasa Konstruksi Adriansyah, S.Sos. MM, mengatakan  bahwa kompetensi tenaga kerja dalam penyelenggaraan jasa konstruksi menjadi sebuah keharusan dan dilaksanakan tidak hanya oleh pemerintah Provinsi namun juga oleh pemerintah Kabupaten/ Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Untuk menindaklanjuti komitmen Pemerintah Provinsi  dengan salah satunya melalui optimalisasi fungsi Mobile Training Unit (MTU) yang berguna untuk mendorong percepatan sertifikasi pelatihan tenaga ahli dan terampil. 

Ia juga menambahkan bahwa saat ini Dinas PUPRPRKP sudah bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mendorong percepatan sertifikasi tenaga kerja terampil di seluruh Kabupaten/kota dengan jumlah tenaga terampil sebanyak 625 orang.

Selain itu Ardiansyah juga berpesan kepada seluruh peserta pelatihan tenaga terampil untuk mengikuti acara secara sungguh-sungguh.

“Pesan saya ikuti acara ini dengan sebaik-baiknya ambil ilmu sebanyak-banyaknya jangan sia-siakan kesempatan ini dan silahkan bertanya kepada ahlinya apabila ada yang mengalami kendala saat melakukan pekerjaan selama ini.” ungkapnya

Di akhir sambutan ia mengharapkan konstruksi masa depan Bangka Belitung semakin maju khususnya tenaga terampil yang menjadi semakin andal dan akan  bertambahnya tenaga terampil yang bersertifikasi yang ada Bangka Belitung khususnya yang ada di Kabupaten Bangka Barat.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bangka Barat yang diwakilkan Sekretaris Dinas PUPR Joni Wilsencandra, S.P mengatakan bahwa pentingnya sertifikat bagi ahli terampil untuk membuktikan keahlian secara tertulis melalui sertifikat keahlian.

“Sertifikat keterampilan sangat diperlukan para tenaga kerja konstruksi sebagai bukti kemampuan dan keterampilan dalam bidang konstruksi, tujuan dari diadakannya pelatihan ini adalah salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja konstruksi terampil yang bisa meningkatkan daya saing dengan cara peningkatan kompetensi.”.

Ia juga mengungkapkan penyelenggaraan pelatihan tenaga terampil konstruksi adalah melaksanakan sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi  adalah wewenang Pemerintah Daerah Kabupaten Kota pada sub-urusan Jasa Konstruksi.

Peserta berjumlah 33 orang yang berdomisili di Kabupaten Bangka Barat yang berprofesi sebagai tukang bangunan. Dengan sub-klasifikasi dan klasifikasi Tukang Pasang Bata 11 orang, Tukang Pasang Batu 11 orang dan Tukang Plesteran 11 orang. 

Kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan dan sebelum memasuki ruangan, peserta sudah melakukan swab test antigen dan dinyatakan negatif dari covid-19.